Sejarah Singkat Rumah Sakit Umum Daerah La Temmamala Soppeng

Sejarah Singkat Rumah Sakit Umum Daerah La Temmamala Soppeng

07 September 2021, 10.58

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) La Temmamala Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan. - REPUBLIKNEWS.CO.ID

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) La Temmamala berlokasi di Kabupaten Soppeng. Rumah sakit ini memiliki sejarah panjang sejak masa berdirinya pada 1943 sampai hari ini. Pada awal berdirinya, rumah sakit ini bernama RSU Watansoppeng dan berlokasi di Jalan Pemuda. RSU Watansoppeng dipimpin oleh 2 orang direktur yakni: Mannahua (1943-1955) dan Bandu (1955-1958).


Dalam perkembangannya  pada 1959, lokasi RSU Watansoppeng berpindah tempat ke Jalan Samudera No. 4, karena alasan kapasitas ruangan serta kebutuhan layanan kesehatan. Sejak 1966 hingga 1987 RSU Watansoppeng merupakan bagian dari kantor Dinas Kesehatan kabupaten, sehingga jabatan Pimpinan Rumah Sakit dijabat oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng


Sejak beroperasi di lokasi yang baru, rumah sakit ini dipimpin oleh Direktur masing-masing adalah: H. Amin Mema (1958-1962), M. Akib (1962-1964), Dr. Kuntadi (1964-1966),  Dr. A. Antar Munru (1966-1972), Dr.Lapalaloi Lasennung (1972-1974), Dr. Nur azis (1974-1976), Dr. H.M. Ridwan (1976-1979), Dr. Ruchimat Affandi (1979-1980), Dr. Hadi Subroto (1979-1980), dan Dr. Rustam Amiruddin (1980-1983).


Dalam sejarahnya, gedung RSU Watansoppeng pernah dua kali mengalami musibah kebakaran yakni pada 19 Agustus 1983 dan 15 september 1985. Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Selatan Tanggal 17 April 1987 No.299/IV/1987 tentang struktur organusasi RSU kelas D Kab/Kodya, maka sejak saat itu jabatan Direktur RSU Watansoppeng tidak lagi dipegang oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Soppeng.Dengan Direktur sejak masa rekturisasi adalah Dr. Syahbuddin A.M (1983-1988), Dr. H. Loe Prawirodihardjo, Sp.OG (2001-2006), Dr. Hj. Masdiawaty HR.RoE, M.Kes (2006-2012), dan Dr. H. Nuhandi Muda, M.Kes (2012-2016).


Berikutnya berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Soppeng tertanggal 11 Februari 1991 No.46/II/1991 nama RSU Watansoppeng berubah menjadi RSUD Ajjapange Soppeng. Pada 1997 kelas RSUD Ajjapange Soppeng ditingkatkan dari Rumah Sakit kelas D menjadi  Rumah Sakit Kelas C sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI tanggal 28 Oktober 1997 No.1238/Menkes/SK/X/1997. Kemudian pada 15 April 2008 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI No.YM.01/III/1220/2008 RSUD Ajjapange Soppeng telah Terakreditasi Lima Pelayanan Dasar Terakreditasi Penuh. Selama kurun waktu 1991 sampai tahun 2008 rumah sakit ini smengalami pergantian nahkoda diantaranya Dr. Darauleng. DM (1988-1994), Dr. Hj. Masdiwaty HR.RoE, M.Kes (1994-2001).


Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan sehingga situasi dan kondisi RSUD Ajjapange sudah tidak dapat lagi memenuhi semua kebutuhan akan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng mengrealokasikan Rumah Sakit Umum Daerah di Jalan Malaka Raya maupun Rawat Inap, maka dimulailah pembangunan RSUD sejak tahun 2007 sampai sekarang dengan lahan luas ± 5 hektar. Proses pemindahan rumah sakit ke lokasi atau bangunan yang baru adalah dilakukan melalui musyawarah yang mempertemukan Pemerintah Daerah dengan pemangku adat serta tokoh masyarakat Kabupaten Soppeng.


Pada 23 Maret 2015 diresmikanlah RSUD Soppeng dengan nama RSUD La Temmamala oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH, M. Si, MH yang masih dipimpin oleh Direktur Dr. H. Nuhandi Muda, M.Kes dan barulah tahun 2016 digantikan oleh Dr. Nirwana yang menjabat hingga sekarang.


*Sumber: Ayu Andriawati (2021) “Rumah Sakit Umum Daerah Latemmamala Kabupaten Soppeng 2015-2020”, Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Makassar (UNM).

 

TerPopuler