Pengertian Renaissance

Pengertian Renaissance

23 Januari 2021, 07.55

 

Ilustrasi. Colleseum Roma di Italia. - PIXABAY.COM

Kata Renaissance berasal dari bahasa Perancis “renaire” dan bahasa Italia “rinascita” yang berarti hidup kembali atau lahir kembali. Renaissance dalam arti luas mewujud sebuah gerakan yang bervisi menghidupkan kembali kebudayaan klasik Yunani dan Romawi.


Melalui gerakan ini orang-orang Eropa dikenalkan kembali pada ilmu pengetahuan, teknologi, seni, perkembangan sistem kepercayaan, sistem politik, institusi sosial, ketatanegaraan, dan aspek kebudayaan lainnya.


Zaman Renaissance berlangsung dalam tempo yang cukup lama, yakni abad ke-13 hingga abd ke-16. Dalam berbagai literatur sejarah disebutkan renaissance adalah masa peralihan dari zaman abad pertengahan ke zaman modern.


Kata Renaissance pertama kali diperkenalkan oleh Giorgio Vasari pada abad ke-16 untuk melukiskan semangat kesenian Italia mulai abad ke-14-hingga abad ke-16 yang bernapaskan semangat kesenian Yunani dan Romawi Kuno. Singkatnya, perkembangan penting dari Renaissance adalah pada awal abad ke-14, tatkala Dante melalui Devina Comedia-nya atau Glianto melalu lukisan-lukisannya meninggikan karakteristik seni dan sastra masa itu.


Sumber lain menyebut Renaissance dipopulerkan pertama kali oleh Jules Micchelet, Sejarahwan Perancis yang lahir pada abad ke-18. Ia terkenal karena maha karya yang dibuatnya yakni History of Fance sebanyak 8 jilid. Dalam perkembangannya, merujuk pada kata renaissance dalam buku ini, para penulis barat memopulerkan kata atau istilah Renaissance ini.


Salah satu diantaranya yang terkenal adalah buah pena Jacob Burckhart bertajuk The Civilization of the Renaissance in Italy (1860). Meski demikian, juga muncul pandangan bahwa makna renaissance sebagai kelahiran kembali bukanlah ide baru dengan alasan konsep ini telah dikenal jauh sebelumnya yakni dalam ajaran Kristen.


Cicero seorang filsuf dan ahli hukum yang banyak menjembatani transmisi konsep Yunani dan Romawi bagi Eropa Abad Pertengahan, telah menggunakan istilah renovatio untuk melukiskan teori Stoa (sebuah aliran filsafat Yunani Kuno). Maksudnya, mengenai siklus penghancuran dunia api dan pembentukan kembali atau kelahirannya kembali.*


References

Sutarjo Adisusilo, J. (2013). Sejarah Pemikiran Barat: Dari Yang Klasik Sampai Yang Modern. Jakarta: Rajawali Pers.

Winarni, R. (2014). Sejarah Pemikiran Modern. Yogyakarta: Laksbang Pressindo.

 

TerPopuler