Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat

Kabupaten Dompu Nusa Tenggara Barat

21 Januari 2021, 12.27

Ilustrasi Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. (NURHAJIAH17.WORDPRESS.COM)


Kabupaten Dompu merupakan salah satu dari sembilan kabupaten/kota yang ada di wilayah administratif pemerintahan Propinsi Nusa Tenggara Barat, dengan ibukotanya bernama Dompu. Luas wilayah Kabupaten Dompu 2.321.55 km2, dengan jumlah peduduk 218.000 jiwa. Kabupaten ini memiliki 8 kecamatan, 9 kelurahan, serta sebanyak 72 desa. Pada 2019 jumlah penduduk Kabupaten Dompu 252.288 jiwa.


Posisi geografis kabupaten ini terletak antara 1170 42’-1180 30’ Bujur Timur (BT) dan 80 06’-90 05’ Lintang Selatan (LS). Batas wilayahnya terdiri atas: sebelah utara Laut Flores dan Kabupaten Bima, sebelah selatan Samudera Indonesia, sebelah timur Kabupaten Bima, dan sebelah barat adalah Kabupaten Sumbawa.


Sejarah


Dompu yang saat ini dikenal sebagai nama sebuah kabupaten, sebelumnya adalah kerajaan yang menunjukkan kiprahnya selama berabad-abad. Periode pemerintahan Dompu sebagai sebuah kerajaan, membentang dalam tempo yang dimulai dari Batara Dompu yang bergelar Dewa yang punya Batawau, kira-kira abad ke-9 hingga masa Dewa mawa’a taho abad ke-14. Kemudian dari masa pemerintahan Sultan Syamsuddin yang bergelar Mawa'a taho hingga berkuasanya Sultan Muhammad Tajul Arifin yang bergelar mawa'a Sama.


Sejarah pemerintahan Dompu dimulai dari masa kerajaan hingga menjadi sebuah kesultanan yakni sejak masuknya Islam pada abad ke-16. Kemudian Dompu menjelma daerah swapraja 12 September 1947, di mana sultan Dompu terakhir yaitu Sultan Muhammad Tajul Arifin Siradjuddin ditetapkan sebagai kepala daerah Swaparaja Dompu. Pada 1958 daerah Swapraja Dompu berubah status menjadi daerah Swatantra Tingkat II Dompu, dengan Bupati Kepala Daerah Sultan Dompu Muhammad Tajul Arifin Siradjuddin selama 1958-1960.


Dompu berubah status menjadi Daerah Tingkat II Dompu pada 1960 hingga 1966, dengan Bupati H. Abdurrahman Mahmud. Pada tahun 1967 (dalam kurun waktu kurang dari satu tahun) jabatan Bupati kepala Daerah Tingkat II Dompu dijabat oleh pelaksana tugas (pjs) yaitu I Gusti Ngurah. Kemudian antara 1967 hingga 1979, selama dua periode Kabupaten Dompu dipimpin oleh seorang perwira menengah TNI Angkatan Darat yakni Letkol. TNI. H. Suwarno Atmojo. Selanjutnya pada 1979 hingga 1984, Dompu kembali dipimpin oleh perwira menengah TNI Angkatan Darat yakni Letkol. TNI. H. Heru Sugiyo.


Untuk lebih jelasnya, berikut ini duiraikan daftar nama bupati/kepala derah Kabupaten Dompu:

 

-          - H. Abdurrahman Mahmud (1960-1966)

-          - I Gusti Ngurah (Pjs 1967)

-           - Letkol. TNI. H. Suwarno Atmojo (1967-1969)

-          - Letkol. TNI. H. Heru Sugiyo (1969-1984)

-          - Drs. H. Moh.yakub, MT (1984-1989)

-          - Drs. H. Umar Yusuf (1989-1994)

-          - Drs. H. Hidayat Ali (1994-1999)

-          - Drs. H. Lalu djafar Suryadi (Pjs 1999-2000)

-          - H. Abubakar Ahmad, SH (2000-2005)

-          - H. Abdul Mutholib (Pjs 2005)

-          - H. Abubakar Ahmad, SH (2005-2007)

-          - H. Syaifurrahman Salman, SE (2007-2010)

-          - H. Nasibun (Pjs 2010)

-          - Drs. H. Bambang M.Yasin (2010-2015)

-          - Drs. H. Bambang M.Yasin (2016-2021)


Hari jadi Kabupaten Dompu diperingati setiap 11 April, yang mengacu pada sebuah peristiwa besar dan bersejarah yakni meletusnya Gunung Tambora pada 11 April 1815. Peristiwa maha dahsyat ini sekaligus merupakan tragedi kemanusiaan yang memilukan yakni musnahnya tiga kerajaan yakni Kerajaan Pekat, Sanggar dan Tambora. Penetapan hari jadi ini dilakukan setelah melalui proses perjuangan yang cukup panjang.


Penetapan Hari Jadi Kebupaten Dompu melaui Keputusan DPRD Kabupaten Dompu yang selanjutnya dituangkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Dompu  Nomor: 18 Tanggal 19 bulan Juni Tahun 2004 menetapkan hari jadi Dompu jatuh pada hari Selasa Tanggal 11 April Tahun 1815 atau bertepatan dengan tahun Islam, yakni 1 Jumadil Awal 1230 H.


Geografis


Dilihat dari letak geografis dan batas wilayahnya, Kabupaten Dompu diapit oleh dua kabupaten yang besar yakni di sebelah barat wilayahnya berbatasan dengan kabupaten Sumbawa, sebelah utara berbatasan dengan laut Flores dan kabupaten Bima, sebelah Timur bersebelahan dengan kabupaten Bima serta sebelah selatan berbatasan dengan Samudra Indonesia.


Wilayah administratif kabupaten Dompu terbagi atas delapan kecamatan, yakni; Kecamatan Kempo, Kecamatan Woja, Kecamatan Kilo, Kecamatan Kempo, Kecamatan Pekat, Kecamatan Poja dan Kecamatan Mangge Lewa.


Topografi kabupaten Dompu merupakan daerah pegunungan dan perbukitan yang membujur dari barat ke Timur dan dari Utara ke Tenggara. Pegunungannya yang tertinggi yaitu Gunung Tambora (2.850 m) yang terletak di semenanjung pulau Kecamatan Sanggar dan Kecamatan Kempo. Tambora adalah gunung yang tertinggi di pulau Sumbawa. Selain itu, ada gunung Ramu (1.126 m), gunung La Bumbu (1.120 m) serta gunung Sabaha (1,576 m).

 

References

Azis, A. (2020). Dinamika Kabupaten Dompu Masa Pemerintahan Abubakar Ahmad 2000-2005. Makassar: Program Pascasarjana UNM.

Statistik, B. P. (2000). Kabupaten Dompu Dalam Angka. Dompu: BPS.

Suyanto, A. (2010). Sejarah Kabupaten Dompu. Dompu: Jabi.

   

TerPopuler